Sejarah
Sejarah STMM “MMTC” Yogyakarta dimulai sebagai Diklat Ahli Multi Media pada tahun 1985. Tepatnya pada 31 Juli 1985, lembaga ini didirikan di bawah Departemen Penerangan dan diresmikan oleh Presiden Soeharto, di mana saat itu peserta didiknya adalah PNS khusus dari RRI dan TVRI. Seiring perkembangannya, pada tahun 2001 terjadi ekspansi dengan dimulainya penerimaan mahasiswa baru yang berasal dari PNS Pemerintah Daerah serta masyarakat umum lulusan SLTA. Puncaknya, pada 21 April 2014, status lembaga ini resmi berubah menjadi Sekolah Tinggi Multi Media (STMM) berdasarkan Peraturan Presiden No. 33 Tahun 2014. Sebagai institusi di bawah Kemenkominfo, dasar operasional STMM kini diatur oleh Permen Kominfo No. 29/2014 tentang Organisasi dan Tata Kerja (Ortaker) serta No. 37/2014 tentang Statuta.
Data Program Studi
| Jurusan | Penyiaran |
| Program Studi | Manajemen Teknik Studio Produksi |
| Akreditasi | B |
| Jenjang Pendidikan | D-IV |
| Gelar Lulusan | S.Tr. I.Kom |
Visi dan Misi
Visi
Menjadi Program Studi unggulan di bidang Manajemen Teknik Studio Produksi pada Teknologi Siaran Digital Berbasis Jaringan dan Multi Platform dalam era transformasi digital berbasis industri yang memiliki daya saing bangsa berlandaskan Pancasila pada Tahun 2029.
Misi
- Menghasilkan tenaga tenaga profesional dan aplikatif yang siap kerja di bidang teknik studio produksi dan penyiaran.
- Menghasilkan tenaga-tenaga profesional dan aplikatif yang memiliki jati diri, sikap, dan kepribadian yang mantap sebagai broadcasting di bidang teknik studio produksi dan penyiaran.
- Memasyarakatkan hasil – hasil penelitian di bidang teknik studio produksi dan penyiaran radio televisi melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
- Menghasilkan tenaga tenaga profesional dan aplikatif yang mampu berkompetensi di bidang teknik studio produksi dan penyiaran.We are committed to delivering high-quality services tailored
Keunggulan
Kurikulum Sangat Aplikatif (Dominasi Praktik 63%) Keunggulan paling menonjol adalah fokusnya pada keahlian praktis. Dengan rasio 63% Praktik (91 SKS) dan 37% Teori (53 SKS), program ini memastikan mahasiswa tidak hanya tahu, tetapi benar-benar bisa. Lulusan disiapkan untuk siap kerja, menguasai pengoperasian, rekayasa, dan manajemen peralatan studio digital secara langsung.
Fokus pada Teknologi Masa Depan (Future-Proof) Visi program studi ini (“Teknologi Siaran Digital Berbasis Jaringan dan Multi Platform”) menunjukkan kurikulum yang relevan dengan industri modern. Program ini tidak hanya mengajar siaran konvensional, tetapi juga membekali mahasiswa dengan wawasan teknologi baru seperti virtual production, Augmented Reality (AR), Virtual Reality (VR), dan Artificial Intelligence (AI) dalam produksi konten.
Mencetak Wirausaha Teknologi (Technopreneur) Program ini secara eksplisit dirancang untuk tidak hanya menciptakan pekerja, tetapi juga Technopreneur (Wirausaha) di bidang multimedia. Ini menjadi salah satu profil lulusan yang ditargetkan dan didukung oleh mata kuliah “Technopreneurship”, yang mendorong mahasiswa untuk menciptakan lapangan kerja sendiri di industri kreatif.
Profil Kompetensi Ganda (Engineer dan Kreator) Kurikulum ini menghasilkan lulusan dengan dua keahlian inti yang sangat dibutuhkan:
Multimedia Engineer: Menguasai aspek kreasi dan pasca-produksi (seperti Video Editor, Sound Designer, Motion Graphics). Ini memberikan lulusan fleksibilitas karir yang sangat luas untuk masuk ke berbagai segmen industri media.
Digital Broadcasting Engineer: Menguasai aspek teknis penyiaran (seperti Technical Director, Sound Engineer, Lighting Engineer).
Kompetensi Lulusan
| Kode | Deskripsi Profil Lulusan |
| PL01 | Digital broadcasting engineer. Lulusan Prodi Matekstosi mampu merencanakan, mengoperasikan, mengelola, menganalisis dan mengembangkan kebutuhan peralatan produksi pada penyiaran multiplatform. Lulusan prodi memiliki profesi sebagai Technical Director, Technical Engineer, Camera Engineer, Lighting Engineer, Sound Engineer, Video Engineer, Content Manager. |
| PL02 | Multimedia engineer. Lulusan Prodi Matekstosi mampu merencanakan, menganalisis, dan mengembangkan berbagai elemen media untuk menciptakan konten multimedia multiplatform. Profesi lulusan sebagai Multimedia designer, Video Editor, Sound Designer, Lighting Designer, Graphic Designer, Multimedia Producer, VR/AR Developer, Multimedia Specialist, Motion Graphic Designer, Website Designer, UI/UX designer, dan Streaming & Over The Top Engineer. |
| PL03 | Wirausaha atau Technopreneur di bidang multimedia dan digital content. Mampu mengembangkan bisnis berbasis teknologi penyiaran dan multimedia, dengan pemahaman mendalam tentang produksi konten, strategi distribusi digital, serta pemanfaatan teknologi terkini dalam industri media. |
Sertifikasi
Untuk membuktikan kompetensi yang dimiliki, mahasiswa dapat mengikuti sertifkasi yang diselenggarakan oleh LSP STMM. Penjelasan tentang sertifikasi dapat menuju penjelasan pada halaman sertifikasi.

